Jakarta (ANTARA News) - Jika harpa, piano, dan gitar plastis menjadi temuan paling bersejarah dan berarti dalam dunia musik, maka sasando dari Pulau Rote layak mendapat penghargaan lebih.

Alat musik tradisional masyarakat Rote itu telah ada sejak puluhan tahun lalu dan menghasilkan suara kombinasi dari tiga alat musik; harpa, piano, dan gitar plastis.

Sasando bukan sekadar harpa, piano, atau gitar tetapi tiga alat musik dalam satu rytm, melodi, dan bass. Jadi meskipun merupakan alat musik tradisional, universalitasnya sasando berlaku menyeluruh.

Alat musik masyarakat Rote itu tergolong cordophone yang dimainkan dengan cara petik pada dawai yang terbuat dari kawat halus. Resonator sasando terbuat dari daun lontar yang bentuknya mirip wadah penampung air berlekuk-lekuk.