Sugeng Rawuh
Selamat Datang di BLOG pembelajaran Seni Musik SMKN4 Surakarta, blog ini dibuat untuk mendukung pembelajaran Seni Musik di SMKN4 Surakarta

Materi Kelas XI

Materi seni musik semester 1

Musik adalah suatu bentuk pengekspresian diri yang dituangkan melalui susunan tinggi rendah nada yang memiliki unsure unsure musik dan disusun secara musical.
Unsure-unsure yang terkandung di dalam musik antara lain
1.Melodi
Melodi adalah susunan tinggi rendah nada-nada yang berjalan dalam waktu. dan disusun dengan musical. Nada –nada tersebut bersumber dari sebuah sistem deret nada yang memiliki jarak-jarak tertentu dari satu nada ke nada yang lain atau sering kita kenal dengan istilah tangga nada.
System nada yang terdiri atas 7 nada disebut diatonis, berikut ini adalah nama nama beserta jarak nada tangga nada ditonis
2.Harmoni
harmoni adalah pergerakan dari satu akor keakor yang lain yang difungsikan sepabagai pengiring suatu melodi. Pergerakan akord yang indah atau bagus sering di istilahkan sebagai pergerakan yang harmonis. Sedangkan akor sendiri adalah perpaduan tiga nada atau lebih.
Akor yang di susun dari tiga nada yang disusun keatas dengan berdasarkan interval terts disebut juga triad.
Berikut adalah susunan akor triad dalam tangga nada C mayor


Akord mayor di tunjukkan dengan huruf besar sedangkan akor minor di tunjukan dengan huruf kecil

Berikut ini adalah jarak nada pada akor-akor triad
•Mayor = 2 + 1 ½
•Minor = 1 ½ + 2
•Diminised = 1 ½ + 1 ½
•Augmented = 2 + 2

berikut ini adalah gambar posisi-posisi akord triat pada gitar



ket:  simbol chord dengan tambahan huruf mberarti minor
        chord tanpa huruf m berarti mayor
3.Ritme
Ritme adalah pengaturan panjang pendek bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. Nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi)
berikut ini adalah simbol-simbol yang digunakan untuk menentukan panjang pendeknya harga dari suatu not

4.Bentuk dan struktur lagu
Bentuk dan struktur musik adalah semacam kerangka dalam suatu karya musik. Kerangka tersebut tersusun dari bagian-bagian lagu yaitu kalimat, segmen dan yang terkecil adalah pola (motif),
Sebagai contoh dibawah ini ada contoh bentuk lagu satu bagian,


5.Unsure ekspresi

unnsur ekspresi dalam musik adalah bagaimana musik itu harus di bawakan, sebagai contoh tanda ekspresi dalam musik adalah sebagai berkut :

1. Tempo
secara garis besar dapat di bedakan menjadi tiga yatu, cepat, sedang dan lambat

tempo-tempo lambat
•largo : sangat lambat (M.M. 46 – 50)
•larghetto : lebih cepat dari largo ( M.M.60-63)
•adagio : lambat (M.M 52-54)
•lento : lebih cepat dari adagio (M.M 56-58)

tempo-tempo sedang
•adante : berjalan teratur (M.M 72-76)
•andantino : lebih cepat dari adante ( M.M 80-84)
•moderato : sedang ( M.M 96-104)
tempo-tempo cepat
•allegretto : lebih lambar dari allegro ( M.M 108-116)
•allegro : cepat, hidup, gembira (M.M 132-138)
•vivace : lebih cepat dari allegro ( M.M 160-176)
•presto : cepat ( M.M 184-200)
•prestisimo : sangat cepat ( M.M 208)

perubahan tempo
•accelerando : makin lama makin cepat
•ritardando : makin lama makin melambat
•fermata : nada di tahan melebihi nilai yang sebenarnya
•rubato :bebas dan penuh perasaan
•Stringendo :tergesa gesa dan kian menjadi cepat


2. Dinamik ( tanda untuk menentukan keras lembutnya suatu bagian atau prase)
•Pianissimo ( pp) : sangat lembut
•Piano ( p) : lembut
•Mezzopiano (mp) :sedikit lembut
•Mezzo forte (mf) :sedikit keras
•Forte (f) :keras
•Fortesimo (ff) : sangat keras

Perubahan dinamik
• Crescendo : semakin keras
• Decrescendo : semakin lembut
• Diminuendo : melembutkan nada
• Sforzando : lebih keras diperkeras


3. Gaya atau style
•Animato : riang gembira
•A capella : tanpa iringan alat musik
•Dolce : manis
•Espresivo : ekspresif
•Marcia : mars atau lagu berbaris
•Staccato : pendek tersentak sentak
•Subito : seketika


FUNGSI MUSIK
Menurut fungsinya musik dapat dibedakan menjadi beberapa fungsi

1.Fungsi musik sebagai hiburan
Musik sebagai sarana hiburan adalah musik yang bertujuan untuk menghibur, seabagai contoh disini adalah konser-konser musik yang membawakan lagu-lagu popular, ataupun program tayangan televisi yang menyiarkan musik sebagai hiburan.
Contoh lagu dan kelompok musik yang membawakan musik sebagai sarana hiburan
•Dealova ciptaan Opik
•Lagu rindu ciptaan krispatih
•You are not elone ciptaan Michael Jakson

2.Fungsi musik sebagai sarana upacara ( kebangsaan, adat dan keagamaan)
Fungsi musik sebagai sarana upacara biasanya dibawakan pada saat upacara baik upacara bendera, upacara keagamaan ataupun upacara adat, musik disini bertujuan untuk menambah hikmat suasana upacara ataupun menambah semangat kebangsaan
Contoh lagu lagu pengiring upacara
•Indonesia Raya
•Mengheningkan Cipta

3.Fungsi musik sebagai sarana pendidikan
Musik sebagai sarana pendidikan adalah musik yang diciptakan untuk mendukung proses belajar mengajar ataupun musik itu sendiri sebagai materi ajar. sebagai contohnya adalah lagu-lagu ciptaan A.T Mahmud, komponis ini banyak menghasilkan karya-karya yang sangat mendukung anak untuk belajar. Baik belajar berhitung, mengenali warna, ataupun tentang alam.
Contoh lagu untuk pendidikan
•Balonku ada lima ciptaan A.T Mahmud
•Bintang kecil
•Berhitung

4.Fungsi musik sebagai pengiring suatu pertunjukan
Musik seabagai pengiring suatu pertunjukan bertujuan untuk memperkuat suasana baik suasana gembira, sedih, seram, komedi dan lain sebagainya. Pertunjukan yang sering menggunakan musik sebagai pengiring adalah pertunjukan tari dan teater.
5.Fungsi musik sebagai ilustrasi
fungsi musik sebagai ilustrasi bertujuan hampir sama dengan musik pengiring pertunjukkan, yaitu memperkuat suasana, sebagai contoh musik ilustrasi dapat kita dengar pada iklan ditelevisi, filem-filem.
Sebagai contoh adalah lagu- soundtrek filem
•Laskar pelangi ciptaan Nigi
•Ayat-ayat cinta
6.Fungsi musik sebagai terapi
Dewasa ini banyak masyarakat yang memfungsikan musik seabagai terapi. Baik bertujuan untuk kesehatan ataupun memaksimalkan cara kerja otak. Sebagai contoh adalah musik-musik klasik karya W.A Mozart yang diyakini dapat meningkatkan kecerdasan pada anak.

struktur aransemen
1 ) Intro
intro adalah pembuka lagu atau pengantar menuju lagu

2) Lagu pokok
 lagu pokok adalah pemaparan atau pembawaan melodi asli secara proporsional.

3) Interlude
interlude adalah bagiab melodi jembatan dari lagu pokok menuju pengembangan

4) Pengembangan
 Pengembangan adalah pengolahan lagu pokok hinga muncul kreasi kreasi baru dari lagu tersebut

5) Coda
Coda adalah bagian penutup dari keseluruhan bagian lagu.


Kritik Musik
Devinisi Kritik

Apakah kritik? Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), kritik diartikan sebagai kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya,pendapat, dan sebagainya. Berdasarkan pengertian dari sumber itu maka kritik musik dalam pertunjukan seni dapat diartikan sebagai pertimbangan baik buruk terhadap kemampuan seseorang atau kelompok dalam memproduksi musik/lagu atau karya musik dalam pertunjukan seni. Dengan kata lain, kritik musik dalam pertunjukan seni memperlihatkan objek dari kritik, yaitu musik, yang berhubungan dengan unsur- unsur musik dianataranya melodi, ritme, harmoni, interpretasi, dan ekspresi.



Jenis Kritik

v  Kritik Seni Jurnalistik

Sesuai dengan namanya, kritik seni jenis ini disajikan kepada pembaca surat kabar/koran. Kritik ini kebanyakan ditulis oleh wartawan seni
dan biasanya tampil sebagai resensi, ulasan atau pemberitaan. Oleh karena itu, Edmund Burke Feldman menegaskan bahwa kritik jurnalistik termasuk kategori berita. Jenis kritik ini, umumnya deskriptif dan menampilkan komentar maupun ulasan yang berkaitan dengan deskripsi. Seperti umumnya penulisan berita, kritik ini berkaitan dengan aktualitas dan juga sebagai berita dengan mengejar dead-line. Karena itu hampir selalu berhubungan dengan suatu peristiwa (pameran, festival atau kegiatan berkesenian lainnya). Dan juga karena mengejar dead-line, menyebabkan kritik seni ini tidak meluas dan mendalam, tetapi justru efektif dan tepat mengingat segmen pembacanya yang heterogen.

v  Kritik Seni Pedagogik

Kritik seni pedagogik biasanya diterapkan dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Bertujuan untuk meningkatkan kematangan estetik dan artistik serta mengembangkan bakat peserta didik sehingga memiliki kemampuan mengenali bakat dan potensi pribadinya masing-masing. Dalam kritik seni pedagogik kegiatan pembinaan kritik yang dimaksudkan untuk mendewasakan pengalaman artistik dan pengetahuan estetik para penekun pendidikan seni rupa (khususnya, siswa).

v  Kritik Seni Ilmiah atau Akademik

Kritik akademik atau biasa disebut kritik ilmiah adalah istilah yang digunakan di Indonesia sebagai sebagai terjemahan dari "Scholary Critism" Feldman. Kritik ini lahir dan berkembang atas dukungan lembaga perguruan tinggi. Kritik ini biasanya melakukan pengkajian nilai seni secara luas, dengan menampilkan data secara tepat, dengan analisa, interpretasi dan penilaian yang bertanggung jawab.

v  Kritik Seni Populer 

Kritik seni populer biasanya dikerjakan oleh awam atau orang kebanyakan yang tidak pernah mengambil spesialisasi atau tidak mempunyai keahlian dalam bidang seni. Dalam arti kritik ini diperuntukkan bagi konsumsi massa, atau dalam arti kritik dari mereka yang tidak memiliki keahlian yang dipersyaratkan. Dengan demikian, tentu saja hasilnya mempunyai tingkat analisis atau kedalaman yang berbeda-beda, sesuai latar belakang pendidikan dan sensitivitas orang yang mengeritik. Masyarakat akan terus memberikan penilaian kritis, tanpa mempertimbangkan  apakah penilaian mereka tepat atau tidak. Tidak dapat dipungkiri, dalam batas-batas tertentu penilaian mereka kemungkinan sama baiknya dengan kritik para ahli.



Tahap – tahap Penulisan Kritik Musik

1.      Tahap deskripsi

Tahap ini mengacu pada suatu proses pengumpulan data yang secara langsung diperoleh oleh para kritikus, dalam tahap ini kritikus hanya mengemukakan pengamatan suatu objek yaitu pertunjukan muisik yang diamati

2.      Tahap analisis

Tahap analisis mengacu pada suatu proses analisis yang dilakukan oleh siswa yang memberi kritik atau kritikus yang terhadap musik yang diamati

3.      Tahap interpretasi

Tahap interpretasi mengacu pada suatu proses ketika kritikus memaknai musik berdasarkan pemahaman dan analisis yang telah dilakukan dengan teliti

4.      Tahap evaluasi

Tahap evaluasi mengacu pada proses ketika kritikus menyatakan pandangan atau kritik terhadap musik yang diamati.









Memalui pemahaman tentang kritik pedagogik, seorang siswa tidak hanya dapat menilai hasil karya musik dengan mengatakan benar atau salah, bagus atau tidak bagus saja, tetapi siswa tersebut dapat memberi penjelasan atas penilaian tersebut, sebagai upaya untuk memberi masukan atau input bagi yang dikritik.



Perangkat kritik

Aspek yang diamati
Kritik dan penjelasan
Input ( masukan )







Mengkomunikasikan kritik musik

Membuat laporan tertulis dari hasil pengamatan

1.      Pendahuluan

Berisikan tetan latar belakang pembuatan kritik yang berhubungan dengan pengalaman yang kemu peroleh setelah melaksanakan kritik

2.      Deskripsi

Berisikan seluruh informasi tentang penyelenggaraan pertunjukan atau konser musik. Misalnya hari, tanggal, tempat, dan waktu pertunjukan.

3.      Analisis

Pada bagian ini difokuskan pada musik yang dimainkan. Kamu amatai bagaimana cara pemain musik memainkan hasil karya musik mereka, sesuai dengan aspek yang diamati dalam pengamatan kalian. 

4.      Interpretasi

Bagian ini adalah bagian memaknai musik atau lagu yang dibawakan dalam pertunjukan, dalam bagian ini kamu dituntut untuk memiliki beragam sumber untuk melengkapi pengetahuan kamu sebagi sumber untuk mengungkapkan makna dari musik yang dimainkan.

5.      Evaluasi
Bagian ini merupakan bagian penilaian kamu terhadap pertunjukan yang kamu amati.  Penilaian ini tidak boleh bersifat subjektif atau pribadi, akan tetapi sesuai dengan analisis dan interpretasi yang telah kalian lakukan.









               Penggolongan alat musik
Penggolongan alat musik dibedakan menjadi beberapa  macam yaitu,
1.      Menurut fungsinya
Penggolongan alat musik menurut fungsinya terbagi menjadi tiga yaitu
a.       Melodis
Alat musik melodis adalah alat musik yang biasanya membunyikan melodi pada suatu lagu, pada umumnya alat musik ini tidak bisa memainkan kord secara sendirian. Contoh alat musik melodis adalah biola, trupet, recorder, flute.
b.      Harmonis
Alat musik harmonis adalah alat musik yang dimankan untuk memainkan harmoni pada suatu lagu. Karena alatmusik ini biasa memainkan harmoni maka cir-cirinya ialah bisa memainkan tiga nada atau lebih secara bersamaan. Contoh alat musik harmonis adalah guitar, keyboar, piano, harpha, kentrung, siter.
dibawah ini adalah contoh nada-nada yang terdapat pada alat musik harmonis keyboard

c.       Ritmis
Alat musik ritmis dimainkan sebagai pengiring sekaligus pengatur tempo pada lagu. Biasanya alat musik ritmis bernada tetap atau tidak bernada. Contoh alat musik ritmis adalah drum, triangele, tamborine, gendang, cymbal.
salah satu alat musik ritmis yang sering kita temui adalah drum set.untuk mempermudak dalam kita belajar drum adalah dengaan menggunakan notasi drum, dimana notasi drum tersebur kebanyakan ditulis dalam notasi balok.
banyak musisi atau buku musik menulis notasi drum dengan posisi yang berbeda-beda, akan tetapi yang perlu kita pahami adalah bahwa notasi tersebut hanyalah sekedar simbol untuk mempermudah dalam belajar drum. Berikut ini marupan contoh letak notasi balok untuk drum ( Drum key ) yang sering digunakan 
2.      Cara memainkanya
Ditinjau dari cara memainkanya alat musik dibedakan menjadi lima yaitu :
a.       Alat musik gesek
Alat musik gesek adalah segala macam alat musik yang dimainkan dengan cara di gesek. Yang tergolong alat musik gesek adalah biola, cello rebab, contre bass, dll
b.      Alat musik petik
Alat musik petik adalah alat musik yang cara memainkanya dengan cara  dipetik, contoh alat musik petik adalah guitar, kecapi, siter, dll
c.       Alat musik pukul
Alat musik pukul adalah alatmusik yang cara meminkanya dengan di pukul. Yang termasuk alat musik pukul adalah drum, tamborine, silofone, timpani, dll
d.      Alat musik tiup
Alat musik tiup adalah alat musik yang cara memainkanya dengan cara di tuip. Contoh alat musik tiup adalah flute, trumpet, sruling, oboe, clarinet, dll
e.       Alat musik getar
Alat musik getar adalah alat musik yang cara memainkannya dengan digetarkan. Cotoh alat musik getar adalah angklung, bolero, marakas.
f.        Alat musik keyboard
Alat musik keyboard adalah alat musik yang memakai bilah nada dalam susunan yang kusus dan dimainkan  dengan ditekan menggunkan jari. Contoh alat musik keyboard adalah organ, piano, akordeon.
3.      Berdasarkan sumber bunyinya.
a.       Membranofone
Membranofone adalah alat musik yang sumber bunyinya dari membran. Contoh alat musik membranofon adalah drum, gendang, rebana, dll
b.      Aerofon
Aerofon adalah alat musik yang sumberbunyinya dari udara. Contoh alat musik aerofon adalah flute, seruling, saxophone, dll
c.       Elektrofon
Elektofon adalah alat musik yang sumberbunyinya dari elektrik atau listri. Sebagai contohnya adalah keyboard, elekton, organ, dll
d.      Idiopfon
Idiofon adalah alat musik yang sumber bunyinya dari alat musik itu sendiri. Contoh alat musik idiofon adalah  gong, angklung, gambang, saron, dll
e.       Chordophon
Chordophone adalah alat musik yang sumber bunyinya dari chord atau dawai. Contoh alat musik chordophone adalah gitar, cello, contra bass, dll
Yang termasuk alat musik yang terbuat dari logam adalah trumpet, saxophone,



Karakteristik musik
1. Musik jazz
Menurut Majalah Design Arsitektur, edisi April 2000 Jazz adalah pembebasan jiwa yang hadir dalam ruang bernama “ IMPROVISASI “. Dalam jazz, ada suatu dialog atau percakapan akrab yang terjadi seketika, spontan dan tanpa rencana. Jazz memiliki suatu kerangka, dimana suatu musisi bisa “berakrobat” dan mengalir mengikuti suatu garis petunjuk, namun kemudian berbelok, menghilang lalu kembali lagi, melompat - lompat, menari - nari, jungkir balik, dan semuanya dilakukan secara improvisasi dan tidak saling merusak.
Sejarah musik jass terdiri dari beberapa periode yaitu :
  • Ragtime jazz (periode 1890 – 1910)
  • New Orleans ( periode 1890 – 1910)
  • Swing ( 1920 – 1930 )
  • Europen jazz ( 1920 – 1930)
  • Dixieland (periode 1940 – 1950 )
  • Bebop  periode ( 1940 – 1950)
  • Cool jazz ( 1940 – 1950)
  • Hard jazz ( 1940 – 1950
  • Free jazz ( 1940 – 1950)
  • Latin jazz ( 1960 – 1950)
  • Soul jazz (1960- 1970)
  •  Jazz fusion ( 1960-1970)
 2. R & B
Musik R&B dibuat dan didukung oleh sebagian besar masyarakat Afrika-Amerika pada awal 1940-an. R&B pertama kali diciptakan oleh Jerry Wexler, yang terkenal dengan Atlantic Recordnya. Istilah R&B menurut Jerry Wexler digunakan sebagai sinonim untuk musik Rhitem And Roll (musik rock n roll yang dimainkan oleh orang kulit hitam).
Harmoni musik R&B berakar dari blues dan boogie-woogie, namun memiliki ritme yang lebihdinamis dan variatif. Piano dan gitar elektrik adalah pengiring yang harus ada. Mengikuti perkembangan zaman, musik R&B telah mendapat pengaruh dari jenis musik lain seperti musik jazz dan rock sehingga berkembang menjadi jenis musik yang berbeda dari komposisi aslinya.
Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terus berkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musik R&B antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.

3. Musik pop
Salah satu ciri musik pop adalah penggunaan ritme yang terasa bebas.dengan mengutamakan permainan drum dan gitar bass. Komposisi melodinya juga mudah dicerna. Biasanya, para musisinya juga menambahkan aksesori musik dan gaya yang beraneka ragam untuk menambah daya tarik dan pemahaman bagi para penikmatnya.
Beberapa musisi dan grup band pop indonesia antara lain, Titiek Puspa, Chrisye, Katon Bagaskara, Melly Goeslaw, grup band Peterpan, Ada Band, Kla Project dan sebagainya. Serta dengan artis indonesia antara lain, Kris dayanti, Ari laso, Ruth Sahanaya, dan lain-lain.

4. Rock
Musik Rock adalah jenis aliran musik yang dipengaruhi dari pola boogie-woogie sebagai kesinambungan blues dan berakar dari musik country. Penemunya adalah Fat Domino. Instrumen musik yang dominan pada musik rock adalah gitar dengan efek distorsi yang keras serta amplifier-nya, bass & gitar elektrik merupakan instrumen yang dipelopori oleh merk Fender pada tahun 1951. Piano dan organ elektrik, synthesizer, dan drum set merupakan instrumen yang turut melengkapinya.
Dalam perkembangannya, musik rock memiliki beberapa aliran atau jenis genre yang diantaranya metal, punk, alternative, grunge. Di Indonesia sendiri musik rock berkembang dengan pesat dan terkenal dari tahun 70-an dengan grupnya antara lain, God Bless, Rawe Rontek, Gang Pegangsaan, dan lain-lain. Perkembangan musik Rock tidak lepas juga dari produksi rekaman Log Zelebour dibawah naungan logiss record-nya. Walau kemudian sempat meredup beberapa waktu, musik ini bangkit kembalai di tahun 200-an. Beberapa musik band rock yang berkembang akhir-akhir di Indonesia antara lain Seuries, Boomerang, Jamrud, Edane, dan sebagainya.

5. Reggae
Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska, rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an.
Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan, dikenal sebagai "skank", bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan "sekali mengeluarkan". Karakteristik, ini memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady.
6. Dangdut
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music. Yang menjadi karakter musik ini adalah cengkok dan penggunaan alat musik gendang dan suling.



Tidak ada komentar:

Popular Posts